Tulungagung, 17 Juni 2026 – Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung secara resmi membuka pelaksanaan Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Tahun 2026 pada Rabu (17/06/2026) bertempat di Crown Victoria Hotel Tulungagung. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kualitas dan profesionalitas dosen pemula di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).
PKDP 2026 yang diselenggarakan oleh PTP UIN SATU Tulungagung tahun ini diikuti oleh 314 peserta yang berasal dari 35 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dari berbagai daerah. Dalam pelaksanaannya, kegiatan PKDP dibagi menjadi tiga batch, yaitu Batch I sebanyak 120 peserta, Batch II sebanyak 120 peserta, dan Batch III sebanyak 74 peserta, guna memastikan proses pembelajaran dan pendampingan berjalan secara optimal.
Pada sesi pembukaan, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung selaku ketua penyelenggara menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Dalam laporannya disampaikan bahwa pelaksanaan PKDP merupakan bentuk komitmen institusi dalam mendukung peningkatan kapasitas akademik dosen pemula, khususnya dalam penguatan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas tridharma perguruan tinggi.

Ketua LPM juga menjelaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada UIN SATU Tulungagung sebagai salah satu Perguruan Tinggi Penyelenggara PKDP merupakan amanah besar yang harus dijalankan secara maksimal. Oleh karena itu, seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan dengan baik agar para peserta memperoleh pengalaman belajar yang berkualitas dan berdampak nyata bagi pengembangan karier akademiknya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Rektor UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan perguruan tinggi asal yang telah mempercayakan proses pengembangan kompetensi dosen pemula melalui PKDP di UIN SATU Tulungagung.

Rektor menegaskan bahwa dosen memiliki posisi strategis dalam menentukan kualitas pendidikan tinggi. Oleh sebab itu, dosen pemula perlu dibekali tidak hanya dengan kemampuan mengajar, tetapi juga dengan pemahaman mendalam tentang etika akademik, pengembangan keilmuan, inovasi pembelajaran, serta komitmen dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi secara profesional.
Lebih lanjut, Rektor menyampaikan bahwa kegiatan PKDP merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia unggul di lingkungan pendidikan tinggi keagamaan Islam. Para peserta diharapkan mampu menjadi akademisi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, mampu menjawab tantangan global, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dalam menjalankan profesinya sebagai pendidik.
Melalui penyelenggaraan PKDP 2026 ini, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi Islam di Indonesia sekaligus berkontribusi dalam mencetak dosen-dosen profesional yang unggul, kompeten, dan berintegritas.

Kegiatan pembukaan berlangsung dengan penuh khidmat dan antusiasme tinggi dari seluruh peserta yang siap mengikuti seluruh rangkaian program hingga selesai. Diharapkan melalui PKDP 2026 ini, seluruh peserta dapat mengembangkan kompetensi akademik secara berkelanjutan dan menjadi bagian penting dalam kemajuan pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia.



